BAGAIMANA SHALAT ANDA HARI INI?

 





Sekedar mengingatkan, shalat adalah salah satu rukun Islam yang terpenting setelah dua kalimat Syahadat.

Shalat juga memiliki kedudukan yang agung dalam Islam. Mengapa? Karena:

1.       Perintah shalat diterima langsung oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam di langit ke tujuh dalam peristiwa Isra’-Mi’raj.
Ketika Allah Subhaanahu Wata’ala menetapkan suatu syariat, maka Allah “cukup” menurunkan wahyu-Nya kepada Rasul-Nya melalui perantaraan Jibril.
Seperti perintah puasa, zakat dan yang lainnya.

Tapi shalat sangat berbeda. Untuk menetapkan kewajibannya,  Allah memanggil langsung Rasulullah untuk menerima perintah shalat tersebut. Ini membuat shalat lebih istimewa dibandingkan dengan ibadah-ibadah lainnya.

2.      Dalam Islam, shalat tidak boleh ditinggalkan, dalam kondisi apa pun.  Zakat, puasa dan haji diperintahkan untuk dikerjakan sesuai kemampuan. Tetapi khusus untuk shalat, betapa pun sibuknya Anda, dan parahnya penyakit Anda—selama masih sadarkan diri, shalat tetap harus ditegakkan.  

Jika tidak mampu berdiri, maka dengan duduk. Jika tidak bisa duduk, sambil berbaring. Jika tidak bisa juga, maka dengan isyarat. Pokoknya tidak boleh ditinggalkan sama sekali!

3.      Amalan yang paling pertama dihisab/ditanyakan pada Hari Akhir.
Bayangkan, Anda berpuasa, membayar zakat, lima kali haji, membangun banyak masjid, menyantuni fakir miskin, tapi Anda melalaikan shalat. Maka apa jadinya?

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

“Sesungguhnya amalan yang paling pertama dihisab dari seorang hamba pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, maka ia telah beruntung dan selamat. Tapi jika shalatnya rusak, maka ia telah binasa dan merugi. (HR. Al-Tirmidzi dan al-Nasa’i).

4.      Wasiat Terakhir Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Pesan-pesan terakhir dari orang yang akan meninggal dunia biasanya berisi wasiat-wasiat yang sangat penting yang disampaikan kepada kerabat dekatnya. Dan ternyata, wasiat terakhir dari Nabi kita adalah perintah menjaga shalat.
Menjelang wafat beliau, dari atas pembaringan, beliau berwasiat kepada seluruh umatnya: “Jagalah shalat! Jagalah shalat!” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Inilah beberapa alasan yang menunjukkan keagungan shalat dalam Islam. Dan masih ada banyak ayat dan hadits yang menunjukkan hal tersebut.

 

Apa yang Anda Dapatkan Jika Menjaga Shalat Anda?

a.                 Shalat 5 waktu akan menghapuskan semua dosa dan kesalahan.

Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Shalat lima waktu dan shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya adalah penghapus untuk dosa antara keduanya selama tidak melakukan dosa besar.” (HR. Muslim no. 342)

INGAT! Selama tidak melakukan dosa besar.


b. Shalat subuh senantiasa dihadiri dan disaksikan oleh para malaikat
.

Allah Ta’ala berfirman:

“Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat).” (QS. Al-Isra`: 78)

 

c.                 Menjaga shalat subuh dan ashar merupakan sebab terbesar masuk surga dan selamat dari neraka.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Tidak akan masuk neraka seseorang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya.” (HR. Muslim no. 1003)


Apa Bahayanya Melalaikan Shalat:

 

1.                   Meninggalkan shalat bisa menyebabkan kekafiran. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah mengenai shalat, barangsiapa meninggalkannya maka dia kafir.” (HR. Ahmad, Abu Daud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Ibnu Majah dengan sanad yang shahih)

2. Mengakhirkan waktu shalat saja sudah mendapatkan ancaman neraka.
Allah Subhaanahu Wata’ala berfirman
yang artinya:

“Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya. Maka mereka kelak akan menemui kesesatan.” (Maryam: 59)

Menyia-nyiakan shalat bukan berarti meninggalkan atau tidak shalat sama sekali, tapi para ulama mengatakan bahwa yang dimaksud adalah menunda-nundanya hingga habis waktunya.

 

Lalu Apa Balasan Orang Menyia-nyiakan Shalat?

Dalam ayat 59 surah Maryam itu disebutkan:

“Maka mereka akan menjumpai Ghayyan”.

Salah satu penafsiran “ghayyan adalah lembah di neraka Jahannam yang berisi nanah para penghuni neraka.

 

Bayangkan, sekadar mengulur waktu shalat

sudah diancam dengan lembah neraka bernama Ghayyan,

bagaimana pula dengan orang yang sama sekali tidak shalat?
Mulailah menjaga shalat Anda, saudaraku, sejak sekarang!

Komentar

Postingan Populer