DZIKIR DAN DOA YANG DIBACA DI HARI ARAFAH


 “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari ‘Arafah dan sebaik-baik apa yang aku dan para Nabi sebelumku katakan adalah :

“LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHUU
LAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU
WALAHUL HAMDU
WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR"
(Tiada Ilah yang berhak disembah selain Allah semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah segala kerajaan dan pujian
dan Dialah Yang Maha berkuasa atas segala sesuatu).”
(TIRMIDZI – 3509)
Ternyata Nabi Muhammad صلى الله عليه و سلم mengarahkan jamaah haji untuk “stop and think” dengan cara mengulang-ulang komitmen keimanannya.
Membaca kalimat tauhid. Dengan harapan tentunya bukan sebatas ucapan verbal, tetapi menjadi landasan bagi segenap gerak-gerik dan aspek kehidupan bagi dirinya, keluarganya kemudian ummat Islam secara umum. Dan menolak segala bentuk kemusyrikan.
Jangan menyekutukan Allah سبحانه و تعالى baik dalam hal berdoa, niyat, kehendak dan tujuan. Maupun syirik ketaatan serta syirik mahabbah (kecintaan).
*petikan dari sebuah khutbah ied

Komentar

Postingan Populer