MENDAPATKAN CINTA MANUSIA ITU, MUDAH !


Tadabbur hadits 

Mendapatkan penerimaan yang baik. Disukai dan diakui oleh teman,keluarga, masyarakat, adalah salah satu keinginan setiap kita.

Kita akan sedih ketika ditolak oleh lingkungan. Dijauhi, dIpinggirkan, apalagi dikucilkan.

Sehingga terkadang untuk itu semua, manusia rela melakukan apa saja.

Mulai dari riya’( menampakkan kebaikan-kebaikan agar mendapatkan pujian dan disukai)
Melakukan apapun yang diinginkan oleh orang lain, meskipun kita sebenarnya tidak ingin.
Bahkan mungkin, yang diinginkan oleh orang lain itu, adalah keburukan untuk dunia dan akhirat kita.
Menjauhi kebaikan, karena takut orang akan menjauhi kita karenanya. Dan seterusnya..

Akhirnya, hidup penuh dengan upaya untuk disukai orang lain dan berusaha agar tidak dijauhi.

Dan ketika semua upaya sudah dilakukan, namun tak kunjung mendapatkan penerimaan yang diinginkan, seseorang kadang stress dan merasa hidup tak ada artinya lagi.

Sungguh suatu kehidupan yang melalahkan. Karena untuk disukai manusia 100 %, dan tidak ada yang membenci adalah hal yang mustahil.

Maka dalam hadits ini, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam mengajarkan agar manusia berhenti berusaha agar semua orang menyukainya.

Cukup berusaha untuk disukai, diridhai dan dicintai Allah subhanahu wa ta’ala.

Jika Allah telah menyukai dan mencintai kita, Allah ta’ala yang akan memasukkan cinta ke dalam hati orang lain kepada kita.
Meski kita tak mengharapkannya. Hanya mengharapkan cinta Allah ta’ala semata.

Dan jika kita berusaha untuk disukai Allah ta’ala, kita akan berinteraksi dengan orang lain dengan sikap tulus dan dengan cara yang baik, sehingga orang pun bisa mencintai kita tanpa kita perlu cari-cari muka.

Dan itulah kehidupan yang bahagia. Tak ada beban.

Memang, hanya dengan mengikuti petunjuk-Nya, manusia bisa merasakan kebahagiaan yang hakiki.

Sebaik-baik perkataan adalah perkataan Allah ta’ala.
Sebaik baik petunjuk adalah petunjuk Rasulullah shallahu alaihi wa sallam

Komentar

Postingan Populer